Tango Mundur Dari Penawaran Herald

Tango Mining Pte.Ltd. (Tango), perusahaan patungan antara PT ANtam tbk dan Shenzhen Zhongjin Lingnan Nonfemet Co. Ltd memutuskan untuk menghentikan penawaran terhadap Herald Resources Limited (Herald).

Keterangan pers yang dikeluarkan bursa efek Australia pada Selasa (15/7) disebutkan bahwa batas waktu penawaran Tango ditutup pada pukul 17.00 waktu Perth. Sebelumnya Tango menawar saham Herald sebesar Aus$ 2,8 per saham. Sedangkan tawaran Calipso lebih tinggi dari Tango, sebesar Aus$ 2,85 per saham. Calipso juga masih memiliki masa penawaran hingga tanggal 18 Juli mendatang.

Tango pun memutuskan menerima pengambilalihan sahamnya di Herald yang berjumlah 38.257.618 lembar (19,35 persen) oleh Calipso Investment Pte Ltd.

BTN Akan Sekuritisasi Aset Pada Agustus 2008

PT Bank Tabungan Negara (BTN) akan melakukan sekuritisasi aset kredit perumahan senilai Rp 500 miliar pada Agustus 2008. BTN menunjuk Danareksa sebagai manajer investasi dan Standard Chartered sebagai underwriter.

Managing Director BTN Saut Pardede mengatakan saat ini perseroan tengah menunggu rating aset BTN dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat untuk mengetahui tingkat keamanan investasi pada aset kredit perumahan BTN. “Aset senilai Rp 500 miliar itu sudah siap disekuritisasi lewat PT Sarana Multigriya Finance (SMF),” kata Saut beberapa waktu lalu.
Read the rest of this entry »

BI Rate Tinggi, Bank Syariah Terancam Stagnan

Sejumlah kalangan mengkhawatirkan pertumbuhan perbankan syariah Indonesia terancam stagnan atau diam ditempat kalau Bank Indonesia (BI) menetapkan suku bunga acuan (BI rate) yang tinggi diatas 9,5 persen. Pasalnya, pamor bank syariah untuk menarik dana masyarakat akan menurun akibat tingginya bunga yang ditawarkan bank konvensional.

Presiden Direktur Karim Business Consulting Adiwarman karim mengatakan kalau BI menerjemahkan langsung rumus penetapan BI rate harus dua persen lebih tinggi dari inflasi maka bank syariah bisa berhenti laju pertumbuhannya karena kesulitan bersaing dengan bank konvensional. “Saya kira pertumbuhan bank syariah masih bisa berjalan jika BI rate paling tinggi 9,5 persen,” kata Karim beberapa waktu lalu.
Read the rest of this entry »

HSBC Syariah Siapkan US$ 50 Juta Untuk Sindikasi

HSBC Amanah Syariah siapkan US$ 50 Juta untuk pembiayaan sindikasi membiayai pengadaan mesin dan alat berat senilai US$ 100 juta yang akan disalurkan pada Oktober 2008. Sindikasi itu melibatkan lembaga keuangan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Kepala Divisi Syariah HSBC Amanah Syariah Mahmoud Abushamma mengatakan HSBC ingin menjadi leader sindikasi tersebut, namun dia enggan menyebut nama perusahaan yang akan dibiayai. “Ini pembiayaan untuk pengadaan mesin, rencananya kami salurkan pada Oktober nanti,” kata Mahmoud.
Read the rest of this entry »

Indonesia Kekurangan Manajer Risiko

Sampai saat ini Indonesia ternyata masih harus mengimpor manajer pengelola risiko dari luar negeri, sebab belum ada satu pun manajer risiko yang ada, memenuhi kualifikasi. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Siti Fadjrijah mengatakan Indonesia belum memiliki bankir bersertifikat manajemen risiko level lima yang memiliki kewenangan mengelola risiko di bank yang beraset diatas Rp 10 triliun.

“Bank-bank besar di Indonesia akhirnya banyak yang menggunakan bankir luar negeri,” kata Siti beberapa waktu lalu.
Read the rest of this entry »

Modal Swasta Serbu negara Berkembang

Bank Dunia mencatat arus modal swasta yang masuk ke negara berkembang mencapai US$ 228 miliar pada 2007. Jumlah itu meningkat dibandingkan tahun sebelumnya US$ 203 miliar.

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Joachim von Amsberg mengatakan arus modal itu mendorong pertumbuhan negara berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Perluasan modal juga dilakukan bank-bank asing melalui akuisisi dan pembentukan mitra lokal.
Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.